Perbedaan Adobe Premiere Pro Dengan Adobe After Effects

Perbedaan Adobe Premiere Pro Dengan Adobe After Effects
Adobe Premiere Pro dan Adobe After Effects

Mungkin diantara kalian semua masih banyak yang bertanya-tanya apa perbedaan dari kedua software besutan Adobe itu yakni After Effects dan Premiere Pro. Karena fiturnya yang kompleks maka tak heran software ini banyak digunakan oleh kalangan pemula, menengah, hingga professional editor sekalipun.

Ada hal yang harus kamu ketahui dari kedua software ini yaitu keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Sebagai contoh mobil dengan pesawat, keduanya adalah alat transportasi tetapi kita tahu fungsi atau keperluannya jelas berbeda, satu di darat satunya lagi di udara. Maka, sama halnya dengan Premiere Pro dan After Effects, meski sama-sama software editing namun keduanya memiliki fungsinya masing-masing. Premiere Pro sebagai video editing sedangkan After Effects sebagai compositing software. Oke ada baiknya, langsung saja kita lanjut ke bagian penjelasan dari kedua software editing tersebut.

Perbedaan Premiere Pro Dengan After Effects

Premiere Pro

Adobe Premiere Pro merupakan video editing software yang umumnya digunakan untuk keperluan dasar editing seperti cut (memotong klip video atau suara), menambahkan musik, menambahkan transisi klip antar video atau suara. Jika kamu ingin mengambil klip dari kamera dan ingin mengeditnya kamu bisa menggunakan Premiere Pro, disini kamu bisa mengedit video & musik dalam satu track timeline. Premiere Pro juga sering digunakan oleh kalangan youtuber karena editing yang diperlukan cukup mendasar kecuali jika dihadapkan dengan post-production yang memang harus bagi editor untuk menggunakan compositing software seperti After Effects yang akan saya jelaskan dibawah ini.

After Effects

Layaknya Premiere Pro, After Effects memang bisa digunakan sebagai video editing software, namun software ini lebih cocok disebut compositing software karena memang fungsinya untuk itu. After Effects banyak digunakan untuk keperluan CGI, Visual Effect, melakukan proses Chroma Keying, membuat motion graphics dan masih banyak lagi yang dapat dilakukan oleh after effects. Software besutan Adobe yang satu ini sering digunakan untuk keperluan post-production hingga film-film yang memakai efek CGI didalamnya seperti film action dan lain-lain.

Contoh dari efek CGI (bisa kalian cari di youtube untuk contohnya) :
  • CGI Helikopter
  • CGI Pesawat


Untuk penjelasan lebih lanjut dan mudah dimengerti, berikut video dari Agung Hapsah :




Kesimpulan

Dari penjelasan diatas kita mengetahui bahwa fungsi dan keperluan dari masing-masing software berbeda, oleh karena itu keduanya tidak cocok untuk dibanding-bandingkan dan ini juga tergantung kamu mau menggunakan yang mana sesuai dengan video yang kamu ingin buat. Jika untuk keperluan youtube saja cukup gunakan Premiere Pro dan apabila ingin membuat film atau short film dan sejenisnya ya kamu bisa mengkombinasikan After Effects dan Premiere Pro.


Langganan untuk mendapat artikel lainnya:

0 Response to "Perbedaan Adobe Premiere Pro Dengan Adobe After Effects"

Post a Comment

- Komentar relevan sesuai isi postingan diatas
- Dilarang menyebarkan link aktif
- Tunjukan kualitas dirimu dengan berkomentar yang baik